11 April 2008

terancam tak punya hiburan

Astro yang milik Malaysia bermasalah dengan pemerintah Indonesia. Hasilnya, jaringan tv berbayar milik negeri jiran itu gagal tayang di bumi nusantara.

Dan gaswatnya, [bila masalah tak kunjung terselesaikan dan Astro tak kunjung tayang] saya dan mayoritas pecinta sepakbola Indonesia terancam tak bisa melihat siaran Liga Inggris. Padahal minggu ini ada laga big macth Premiership, antara sang pimpinan klasemen dan juara bertahan Si Setan Merah Manchester United kontra The Gunners Arsenal.

Pemblokiran ini bisa pure bisnis bisa juga politis. entahlah…
Maklum, Astro memang dimiliki oleh negara yang dipimpin oleh Pak Cik Badawi, sementara negara pimpinan Presiden Susi memang sejak awal sebel dengan mereka. [mulai urusan TKI sampe Temasek yang mengondol aset Indosat, hingga Astro yang memang memonopoli siara EPL ]

Semoga Astro cepat sembuh, saya tak peduli jika Astro punya Malaysia yang kerap kurang ajar dengan Indonesia. Saya adalah buruh yang hanya butuh hiburan, dan hiburan itu adalah sepakbola bermutu milik Premiership.

5 comments:

kw said...

haha astro konon cuman sehari doang mas matine...

Pacul Cicipilah said...

nek aku nonton liga linggis manut sing gratisan nyiarke sing endi ae....

ora kuat mbayar cak!

nothing said...

ah...buruh kayak kita cumannya bisa ngelus dada [dada sendiri tentunya, tapi yen oleh dadanya DS atau si tika yang mantan putri indonesia itu ya ga nolak]

mikow said...

Nunggu hasilnya di koran aja mas, atau liat di internet :)

Bangsari said...

dadi wong kok susah. mangkane mimpi jadi juragan itu mbok segera diwujudkan saja, biar ndak cuma puyeng. hahahaha

ayo nyumbang buku